Tampilan : Daftar Grid

Terjemah Kitab al-Adzkar


Judul : Terjemahan Kitab Al-Adzkar
Pengarang : Imam Nawawi

Kita tentu mengenal kitab al-Adzkar al-Muntakhabatu min Kalaami Sayyidi al-Abraar karangan Imam Nawawi atau yang di kalangan pesantren lebih dikenal kitab al-Adzkar yang asinya membicarakan pasal-pasal dzikir, doa, wirid, dan sebagainya. Baik yang hanya ringkasan, kutipan, maupun pensarian dari kitab-kitab klasik.

Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau lebih dikenal sebagai Imam Nawawi, adalah salah seorang ulama besar mazhab Syafi’i. Ia lahir di desa Nawa, dekat kota Damaskus , pada tahun 631 H dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi ad-Dimasyqi. Ia adalah seorang pemikir muslim di bidang fiqih dan hadits.

Imam Nawawi pindah ke Damaskus pada tahun 649 H dan tinggal di distrik Rawahibiyah. Di tempat ini beliau belajar dan sanggup menghafal kitab at-Tanbih hanya dalam waktu empat setengah bulan. Kemudian beliau menghafal kitab al-Muhadzdzabb pada bulan-bulan yang tersisa dari tahun tersebut, dibawah bimbingan Syaikh Kamal Ibnu Ahmad.


Semasa hidupnya beliau selalu menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis kitab, menyebarkan ilmu, ibadah, wirid, puasa, dzikir, sabar atas terpaan badai kehidupan. Pakaian beliau adalah kain kasar, sementara serban beliau berwarna hitam dan berukuran kecil.

Download gratis e-Book nya :

Download Part 1

Download Part 2

Download Part 3

Download Part 4

Download Part 5

Sejarah Hidup Muhammad



Judul : Sejarah Hidup Muhammad
Pengarang : Muhammad Husain Haekal
Penerjemah : Ali Audah


Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, dengan nama yang begitu mulia, jutaan bibir setiap hari mengucapkannya, jutaan jantung setiap saat berdenyut, berulang kali. Bibir dan jantung yang bergerak dan berdenyut sejak seribu tiga ratus limapuluh tahun. Dengan nama yang begitu mulia, berjuta bibir akan terus mengucapkan, berjuta jantung akan terus berdenyut, sampai akhir zaman.

Pada setiap hari di kala fajar menyingsing, lingkaran-lingkaran putih di ufuk sana mulai nampak hendak menghalau kegelapan malam, ketika itu seorang muazzin bangkit, berseru kepada setiap makhluk insani, bahwa bangun bersembahyang lebih baik daripada terus tidur. Ia mengajak mereka bersujud kepada Allah, membaca shalawat buat Rasulullah. Seruan ini disambut oleh ribuan, oleh jutaan umat manusia dari segenap penjuru bumi, menyemarakkannya dengan salat menyambut pahala dan rahmat Allah bersamaan dengan terbitnya hari baru.

Dan bila hari siang, mataharipun berangkat pulang, kini muazzin bangkit menyerukan orang bersembahyang lohor, lalu salat asar, magrib, isya. Pada setiap kali dalam sembahyang ini mereka menyebut Muhammad, hamba Allah, Nabi dan RasulNya itu, dengan penuh permohonan, penuh kerendahan hati dan syahdu. Dan selama mereka dalam rangkaian sembahyang lima waktu itu, bergetar jantung mereka menyebut asma Allah dan menyebut nama Rasulullah. Begitulah mereka, dan akan begitu mereka, setelah Allah memperlihatkan agama yang sebenarnya ini dan melimpahkan nikmatNya kepada seluruh umat manusia.

Begitulah bunyi sedikit prakata yang kami nukil dalam Ebook ini. Dan untuk membaca sejarah hidup manusia yang paling mulia di muka bumi ini, kami Amowater Blog telah menyediakan Ebook Islami dalam format Jar yang tentunya bisa diinstal dan dapat dipakai di hampir semua jenis hape berplatform java.

Download gratis e-Book nya :

Download 1

Download 2

Aplikasi Android : Jejak Rasulullah



JEJAK RASULULLAH didesain khusus buat kamu yang ingin kenal lebih dekat dengan Rasulullah Muhammad SAW dengan penyampaian yang singkat dan sederhana sehingga Insya Allah mudah dipahami, dan diharapkan agar kita dapat Mencintai Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam berdasarkan hadits :

“Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia.” (HR. Bukhari I/14 no.15, dan Muslim I/167 no.44)

Mencintai Rasulullah, bagaimana bentuknya? Sekedar memujinya dalam berabagai kesempatan, seperti setiap hari kelahirannya? Sekedar membacakan salawat kepadanya? Cinta yang jujur akan menggerakkan seluruh dimensi kemanusiaan untuk berbuat sesuatu sebagai cerminannya.

Adapun diantara tanda-tanda cinta sejati kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam adalah sebagai berikut:

a. Berkeinginan Keras untuk Dapat Melihat dan Bertemu dengan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam , dan Merasa berat Bila Kehilangan Kesempatan itu

tanda dan bukti cinta Rasul ini sdh diwujudkan oleh para sahabat dengan sempurna.

b. Mentaati beliau dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

Pecinta sejati Rasul manakala mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam memerintahkan sesuatu akan segera menunaikannya. Ia tak akan meninggalkannya meskipun itu bertentangan dengan keinginan dan hawa nafsunya. Ia juga tidak akan mendahulukan ketaatannya kepada isteri, anak, orang tua atau adat kaumnya. Sebab kecintaannya kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam lebih dari segala-galanya. Dan memang, pecinta sejati akan patuh kepada yang dicintainya.

Adapun orang yang dengan mudahnya menyalahi dan meninggalkan perintah-perintah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam serta menerjang berbagai kemungkaran maka pada dasarnya dia jauh lebih mencintai dirinya sendiri. Sehingga kita saksikan dengan mudahnya ia meninggalkan shalat lima waktu, padahal Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam sangat mengagungkan perkara shalat, hingga ia diwasiatkan pada detik-detik akhir sakaratul mautnya. Dan orang jenis ini, akan dengan ringan pula melakukan berbagai larangan agama lainnya. Na’udzubillah min dzalik.

b. Menolong dan mengagungkan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dan sunnahnya.

Dan ini telah dilakukan oleh para sahabat sesudah beliau wafat. Yakni dengan mensosialisasikan, menyebarkan dan mengagungkan sunnah-sunnahnya di tengah-tengah kehidupan umat manusia, betapapun tantangan dan resiko yang dihadapinya.

c. Tidak menerima sesuatupun perintah dan larangan kecuali melalui Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam, rela dengan apa yang beliau tetapkan, serta tidak merasa sempit dada dengan sesuatu pun dari sunnahnya.

Hal ini sebagaimana Allah SWT berfirman:

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisaa: 65).

Adapun selain beliau, hingga para ulama dan shalihin maka mereka adalah pengikut Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam. Tidak seorang pun dari mereka boleh diterima perintah atau larangannya kecuali berdasarkan apa yang datang dari Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam.

d. Mengikuti Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dalam segala halnya.

Dalam hal shalat, wudhu, makan, tidur , bergaul, dsb. Juga berakhlak dengan akhlak Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dalam kasih sayangnya, rendah hatinya, kedermawanannya, kesabaran dan zuhudnya, dsb. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzaab: 21)

e. Memperbanyak mengingat dan shalawat atas Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam.

Dalam hal shalawat Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam bersabda:

“Barangsiapa bershalawat atasku sekali, niscaya Allah bershalawat atasnya sepuluh kali.” (HR. Muslim I/306 no.408).

Adapun bentuk shalawat atas Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam adalah sebagaimana yang beliau ajarkan. Salah seorang sahabat bertanya tentang bentuk shalawat tersebut, beliau menjawab: “Ucapkanlah:

( Ya Allah, bershalawatlah atas Muhammad dan keluarga Muhammad)” (HR. Al-Bukhari No. 6118, Muslim No. 858).

f. Mencintai orang-orang yang dicintai Nabi.

Seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Aisyah, Fathimah radhiallahu anhumdan segenap orang-orang yang disebutkan hadits bahwa beliau shallallahu alaihi wasalam mencintai mereka. Kita harus mencintai orang yang dicintai beliau dan membenci orang yang dibenci Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Lebih dari itu, hendaknya kita mencintai segala sesuatu yang dicintai Nabi, termasuk ucapan, perbuatan dan sesuatu lainnya.

Bagaimana Agar kita Mencintai Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam?

Terdapat beberapa kiat dan amalan yang dapat dilakukan agar kita mampu mewujudkan kecintaan sejati kepada Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Di antaranya:

Hendaknya kita ingat bahwa Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam adalah orang yang paling baik dan paling berjasa kepada kita, bahkan hingga dari orang tua kita sendiri. Beliaulah yang mengeluarkan kita dari kegelapan kepada cahaya, yang menyampaikan agama dan kebaikan kepada kita, yang memperingatkan kita dari kemungkaran. Dan kalau bukan karena rahmat Allah yang mengutus Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, tentu kita telah tenggelam dalam kesesatan.

Renungkanlah perjalanan hidup Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, jihad dan kesabarannya serta apa yang beliau korbankan demi tegaknya agama ini, dalam menyebarkan tauhid serta memadamkan syirik, sungguh suatu upaya yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun.

Renungkan dan ikutilah keagungan akhlak Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, sifat dan sikapnya yang sempurna, rendah hati kepada kaum mukminin dan keras terhadap orang-orang munafik dan musyrikin, pemberani, dermawan dan penyayang. Cukuplah sanjungan Allah atas Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam:

“Dan sungguh engkau memiliki akhlak yang agung”

(QS. Al Qolam : 4)

Mengetahui kedudukan Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam di sisi Allah. Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam adalahorang yang paling mulia di antara segenap umat manusia, penutup para Nabi, yang diistimewakan pada hari Kiamat atas segenap Nabi untuk memberikan syafa’atuzhma (agung), yang memiliki maqam mahmud (kedudukan terpuji), orang yang pertama kali membuka pintu Surga serta berbagai keutamaan beliau lainnya.



Semoga Aplikasi ini bisa menjadi sarana bagi Kita agar Kita dapat Mencintai Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Aamiin.

Download gratis aplikasinya nya :

Download via Play Store

Menuju Hati Yang Bersih


Judul : Menuju Hati Yang Bersih
Pengarang : KonsultasiSyariah.com



Sesungguhnya siapa saja yang memperhatikan kondisi kebanyakan manusia saat ini, niscaya melihat suatu perkara yang sangat mengherankan. Dia akan melihat kebanyakan manusia menaruh perhatian yang berlebihan kepada penampilan lahiriah, memperindah dan mempercantiknya dengan berbagai macam aksesoris keindahan dan kecantikan, namun pada saat yang sama, dia akan melihat kelalaian dan keteledoran luar biasa terhadap keindahan, kebersihan dan kesucian batin!!

Berapa banyak waktu, tenaga dan energi yang dihabiskan untuk memperindah urusan-urusan lahiriyah, dengan melupakan perbaikan hati dan kesucian batin, sampai pada tingkat “tiada kemauan dan gairah” kecuali dalam rangka keindahan penampilan dan gaya, hingga ungkapan Allah subhanahu wata’aala tentang kaum munafiq benar-benar layak untuk mereka, sebagaimana firman-Nya,

وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ وَإِن يَقُولُواْ تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ هُمُ العدو فاحذرهم قاتلهم الله أنى يُؤْفَكُونَ

“Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengar perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran).” (QS. Al-Munafiqun: 4).

Demikianlah kondisi sekelompok umat manusia yang penampilan lahiriahnya sangat indah dan ungkapan-ungkapan kata-katanya sangat manis, namun semua itu tidak mengeluarkan mereka dari keberadaan mereka sebagai onggokan kayu yang tersandar, tidak berguna. Itulah pemandangan yang tidak berarti, manusia yang tidak punya akal nurani. Yang demikian itu adalah kondisi yang sangat rendah yang tidak mungkin seorang yang beriman rela untuk dirinya. Bahkan, iman seorang beriman tidak akan sempurna dan tidak akan bisa benar kecuali jika ia memperbaiki batinnya, membersihkan dan memperindah hatinya. Sebab, keindahan dan kecantikan lahiriyah sama sekali tidak berguna bagi seseorang manakala batin dan hatinya busuk dan kotor.

Download gratis e-Book nya :

Download

Fiqih Shalat 4 Mahzab


Judul : Fiqih Shalat 4 Mahzab
Judul Asli : al-Shalah 'alaa Madzahibil Araba'ah
Pengarang : Syaikh Abdul Qadir al-Rahbawi

Kitab ini menyajikan perbandingan shalat 4 madzhab dengan sangat menarik, lugas dan mudah dipahami oleh semua kalangan, juga disertai dengan dalil-dalil yang dijadikan sandaran didalamnya. Diharapkan dengan ini bisa saling memahami perbedaan yang ada diantara madzhab-madzhab Islam, sehingga dengan begitu tidak perlu adanya pecah belah diantara kaum Muslimin.

"Mempelajari hukum-hukum sholat adalah fardhu 'ain bagi setiap muslim. Sebab, dengan mengetahuinya, dia dapat mendirikan sholatnya dengan benar, khusyu' dan sempurna. Sementara jika sholatnya kurang sempurna atau rusak salah satu syarat dan rukunnya, dan tidak sesuai dengan contoh dari Rasulullah, maka sholat tersebut tertolak dan tidak akan diterima oleh Allah. Ironisnya, umat islam dewasa ini banyak yang tidak memahami bagaimana tata cara sholat yang benar sebagaimana dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW. Mereka sekadar sholat tanpa mengetahui dasar-dasar hukumnya. Bahkan, karena ketidakpahaman mereka tentang hukum-hukum sholat, ada yang berani menyalahkan kaum muslimin yang lain yang berbeda tata cara sholatnya. 

Dalam melaksanakan ibadah, tak terkecuali sholat, kaum muslimin banyak mengikuti empat madzhab yang besar, yaitu Hanafi, Maliki, syafi'i dan Hanbali. Seringkali perselisihan timbul diantara kaum Muslimin di berbagai masjid, disebabkan karena perbedaan madzhab. Contohnya mengenai membaca do'a qunut ketika sholat subuh, sebagian ada yang qunut dan sebagian lagi tidak qunut. Perbedaan itu mestinya dapat disikapi dengan baik dan penuh toleransi seandainya kaum Muslimin memahami agama Islam dengan benar.

Faktor-faktor diatas telah memotivasi Syaikh Abdul Qadir Ar-Rahbawi untuk menulis sebuah buku yang berjudul Ash-Shalatu 'ala al-Madzhahibi al-Arba'ah . [Rerensi Buku diambil dari Surau.net]

DAFTAR ISI FIQIH SHALAT 4 MADZHAB

Pengantar Penerbit
Daftar Isi
Biografi Empat Imam Madzhab
·         - Imam Abu Hanifah
·         - Imam Malik
·         - Imam Syafi’i
·         - Imam Ahmad bin Hanbal
Biografi Imam Perawi Hadits
·         - Bukhari
·         - Muslim
·         - Abu Daud
·        - Tirmidzi
·        - Nasa’i
·         - Ibnu Majah
Istilah Bahasa yang Digunakan Untuk Menerangkan Perawi Hadits
·         - Sebab Terjadinya Perbedaan Pendapat Para Ulama
THAHARAH
·         - Hukum Air Sumur
·        - Hukum Air Sisa
·         - Najis
·         - Adab Buang Air dan Istinja’
·         - Wudlu’
·         - Mandi
·         - Mengusap Khuff (Sepatu)
·         - Tayammum dan Dalil yang Mensyariatkannya
·         - Ketika tidak Ditemukan Alat Untuk Bersesuci (Air dan Debu)
·         - Mengusap Jabiirah (Pembalut Luka)
HAIDL, NIFAS DAN ISTIHADLAH
·         - Haidl
·         - Nifas
·         - Istihadlah
ADZAN
·         - Sebab-Sebab Disyariatkannya Adzan
·         - Syarat-Syarat Adzan
·         - Sunnah-Sunnah Adzan
·         - Iqamah
SHALAT
·         - Syarat Wajib Shalat
·         - Beberapa Shalat Yang Difardlukan
·         - Waktu-Waktu Shalat
·         - Waktu-Waktu Yang Haram Mengerjakan Shalat
·         - Waktu-Waktu Yang Makruh Mengerjakan Shalat
·         - Syarat Sahnya Shalat
·         - Fardlu-Fardlu Shalat
·         - Sunnah-Sunnah Shalat
·         - Hal-Hal Yang Makruh dalam Shalat
·         - Hal-Hal Yang Membatalkan Shalat
SHALAT BAGI ORANG SAKIT
SUNNAH SHALAT
·         - Macam-Macam Shalat Sunnah
·         - Shalat Witir
·         - Qunut Nazilah
·         - Shalat Tarawih
·         - Shalat ‘Iidain (Dua Hari Raya)
·         - Shalat Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan
·         - Shalat Istisqa’
·         - Shalat Dluha
·         - Shalat Malam
SHALAT TAHIYYATUL MASJID
·         - Shalat Sunnah Thaharah
·         - Shalat Sunnah Istikharah
·         - Shalat Hajat
·         - Shalat Tasbih
SHALAT BERJAMA’AH
·         - Syarat-Syarat Menjadi Imam
·         - Syarat-Syarat Sahnya Shalat Bagi Makmum
·         - Hal-Hal Yang Menggugurkan Shalat Berjama’ah
·         - Hukum Masbuk Dalam Shalat
·         - Penggantian Imam
·         - Hal-Hal Yang Dianjurkan Bagi Imam
·         - Kehadiran Seorang Wanita Dalam Shalat Berjama’ah
·         - Kriteria Orang Yang lebih Berhak Menjadi Imam
SHALAT JUM’AT
·         - Keutamaan Hari Jum’at
·         - Hal-Hal Yang di Anjurkan Pada Hari Jum’at
·         - Dalil Wajibnya Shalat Jum’at
·         - Syarat Wajibnya Shalat Jum’at
·         - Syarat Sahnya Shalat Jum’at
·         - Syarat-Syarat Khutbah
·         - Rukun-Rukun Khutbah
·         - Sunnah-Sunnah Khutbah
·         - Hal-hal Yang Makruh Dalam Khutbah
·         - Hukum Masbuq Dalam Shalat Jum’at
·         - Shalat Sunnah Rawatib Shalat Jum’at
SUJUD SAHWI
SUJUD TILAWAH
SUJUD TILAWAH
SHALAT BAGI MUSAFIR
·         - Hukum Mengqashar Shalat
·         - Syarat Sahnya Meringkas Shalat
·         - Hal-Hal Yang Mengakibatkan Dilarangnya Mengqashar Shalat
SEPUTAR MENJAMA’ DUA SHALAT
·         - Shalat Diatas Kendaraan
·         - Mengganti Shalat Yang Terlewatkan
·         - Udzur yang Menggugurkan Kewajiban Shalat
·         - Udzur yang Menyebabkan Diperbolehkannya Mengakhirkan Shalat
·         - Tatacara Mengqadla’ Shalat
SHALAT JENAZAH
·         - Syarat-Syarat Shalat Jenazah
·         - Rukun Shalat Jenazah
·         - Sunnah-Sunnah Dalam Shalat Jenazah
·         - Orang Yang Lebih Berhak Menjadi Imam Dalam Shalat Jenazah



Download gratis e-Book nya :

Download
Ebook ini berformat DJVU, untuk membuka file tersebut dapat menggunakan aplikasi winDJView
Download

La Tahzan


Judul : La Tahzan
Pengarang : dr. 'Aidh al-Qarni


Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu!

Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ?

Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan.

Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk.

Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.
bahwa setiap masalah pasti ada penyelesaiannya dan kita jangan terlalu bersedih terus menerus. buku tentang pencerahan hati yang luar biasa.

Download gratis e-Book nya :

Download

Komentar Terbaru

Just load it!