Tampilan : Daftar Grid

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia



Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap Bahasa Indonesia



Mempelajari dan mengamalkan Al-Quran adalah hal yang perlu kita lakukan. Banyak sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mempelajari dan mendalami Al-Quran, tentunya kita juga harus berkonsultasi kepada ustadz apabila ada hal yang belum dimengerti dalam mempelajari Al-Quran.

Sesungguhnya memahami Kalamullah adalah sesuatu cita-cita yang paling mulia dan taqarrub (pendekatan diri kepada Allah) yang paling agung. Amalan memahami Kalamullah telah dilakukan shahabat, tabi’in dan murid-murid mereka yang menerima dan mendengar langsung dari guru-guru mereka. Kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang mengikuti jejak mereka hingga hari kiamat.

Tidak diragukan, orang pertama yang menerangkan, mengajarkan, dan menafsirkan Al Qur’an adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Para shahabat telah menerima Al Qur’an dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam secara bacaan dan pemahaman. Mereka mengetahui makna-makna, maksud-maksud dan rahasia-rahasianya karena kedekatan mereka dengan Rasulullah, khususnya Al-Khulafa’ Ar-Rasyidin, Abdullah bin Mas’ud, Ibnu Abbas, Ubai bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit, Abu Musa Al-Asy’ari dan Abdullah bin Az-Zubair radhiallahu ‘anhum.Ciri khas dari madrasah tafsir dengan atsar adalah menafsirkan ayat Al Qur’an dengan satu atau lebih ayat Al Qur’an lainnya. Bila tidak memungkinkan maka ditafsirkan dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang shahih. Jika tidak ditemukan hadits yang menjelaskannya maka ditafsirkan dengan ucapan shahabat terutama shahabat yang telah disebutkan di atas. Jika ucapan shahabat tidak ditemukan maka dengan ucapan tabi’in seperti Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Al-Musayyib, Sa’id bin Jubair, ‘Atha bin Abi Rabbah dan Al-Hasan Al-Basri. Namun jika semuanya ada, maka biasanya disebut semua.

Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah -beliau juga menulis tafsir- mengatakan bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir terbaik, jika tidak bisa dikatakan sebagai tafsir terbaik, dari kitab-kitab tafsir yang ada. Al-Imam As-Suyuthi rahimahullah menilai tafsirnya menakjubkan, belum ada ulama yang menandinginya. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam bukunya Al-‘Ilmu menganjurkan penuntut ilmu membaca Tafsir Al Qur’anil ‘Azhim atau yang lebih dikenal dengan Tafsir Ibnu Katsir.

Di abad ke-8 Hijriyah lahir seorang ulama ahli tafsir yang merupakan alumnus akhir madrasah tafsir dengan atsar. Dialah Isma’il bin ‘Umar bin Katsir rahimahullah, salah seorang murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah (wafat tahun 774 H). Tafsirnya dijadikan rujukan oleh para ulama dan penuntut ilmu semenjak jaman beliau hingga sekarang.

Aplikasi Android Tafsir Ibnu Katsir Lengkap ini sangat ringan karena isi content nya adalah hasil ketikan bukan scan gambar atau file pdf. Isi content nya pun dapat di share ke sosial media ataupun perpesanan. Aplikasi ini dapat di download gratis menggunakan handphone android, Klik tombol dibawah ini untuk mendownload.

Download via Playstore

Meraih Surga Bulan Ramadhan




Judul asli :
FUSHUL FI SHIYAM
Penulis:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Edisi Indonesia:
MERAIH SURGA BULAN RAMADHAN
Penerjemah:
Team I’dad Du’at Ponpes Al-Ukhuwah
Editor:
Ustadz Abu Sulaiman Aris Sugiantoro


Subhanallah walhamdulillah sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, maka dari itu marilah kita persiapkan bekal dalam menyambutnya. Pada kesempatan kali ini, kami akan share ebook mengenai ramadhan karangan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

Berkata Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah, ” Seiring dengan akan tibanya bulan suci Ramadhan yang penuh barakah, maka kami akan menyajikan kepada saudara-saudara kami kaum muslimin pasal-pasal penting yang berkaitan dengan bulan Ramadhan, seraya memohon kepada Allah agar menjadikan amalan kami ikhlas karena-Nya, sesuai dengan syari`at-Nya, bermanfaat bagi makhluk-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Dermawan lagi Maha mulia.

Pasal-pasal tersebut adalah:

♥ Pasal pertama : Hukum puasa.
♥ Pasal kedua : Hikmah dan faidah puasa.
♥ Pasal ketiga : Hukum berpuasa bagi orang sakit dan musafir.
♥ Pasal keempat : Hal-hal yang merusak ibadah puasa.
♥ Pasal kelima : Shalat Tarawih.
♥ Pasal keenam : Zakat dan faidah-faidahnya.
♥ Pasal ketujuh : Golongan yang berhak menerima zakat.

♥ Pasal kedelapan : Zakat fitrah.

Semoga ebook ini sangat bermanfaat bagi kaum muslimin yang membaca dan mengamalkan nya, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, Aamiin,

Download gratis e-Book nya :

Download

Tafsir Ibnu Katsir Lengkap 30 Juz



Judul : Tafsir Ibnu Katsir
Pengarang : Al Imam Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi
Filetype : Exe

Bismillah, Segala puji bagi Allah , Dzat yang tidak mungkin menelantarkan hamba-hambaNya. Allah tidaklah membiarkan hamba-hamba Nya hidup dalam gelapnya kebodohan dan membiarkan mereka berjalan tanpa memiliki pedoman. Allah  telah mengutus para rasul kepada umat manusia untuk menerangkan kepada mereka tentang  jalan yang benar dalam mencapai kebahagiaan di dalam kehidupan mereka. Allah juga telah menurunkan kepada manusia sebuah kitab yang agung, Al Quran Al Karim, yang tidak ada sedikitpun di dalamnya keraguan dan kebatilan dari sisi mana pun.

Allah  berfirman,

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” (QS. Al Baqarah : 2)

Allah  juga berfirman,

“Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” (QS.Fushshilat :42)

Al Quran Al Karim diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk bagi seluruh makhluk-Nya. Al-Quran akan membimbing dan menjadi pedoman bagi mereka dalam setiap zaman, tempat dan keadaan mereka.

Allah  berfirman,

“Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.”  (QS. Al Isra’ : 9)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al- ‘Utsaimin rahimahullah  berkata,” Allah menurunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan (berisi) penjelasan yaitu tentang petunjuk dan pembeda (antara yang haq dan batil), dan bahwasanya Al Quran memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. Dan ketika kita telah mengimani hal tersebut, maka konsekuensinya kita harus menempuh jalan yang mengantarkan kita kepada Al Quran dan memperoleh petunjuk dengannya. 1

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nasir As-Sa’diy rahimahullah juga mengatakan,” Suatu kewajiban bagi manusia untuk memperhatikan makna Kalamullah (Al Quran) sebagaimana para sahabat memperhatikannya. Oleh karena itu, para sahabat  apabila membaca 10 ayat, atau kurang dari 10 ayat atau lebih, mereka tidaklah beranjak (ke ayat setelahnya), sampai mereka mengetahui dan mempelajari apa yang terkandung dari ayat-ayat tersebut, tentang ilmu dan amal.” 2

Apa itu Ilmu Tafsir ?

Tafsir, secara etimologi berasal dari kata ألفسر  yang bermakna  الكشف عن المغطى (menyingkap sesuatu yang samar). Sedangkan menurut terminologi tafsir adalah penjelasan makna- makna Al-Quran Al-Karim. 3

Hukum Mempelajari Ilmu Tafsir

Mempelajari ilmu tafsir hukumnya adalah wajib, berdasarkan firman Allah

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad : 29)

Dan Juga Firman-Nya

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? ” (QS. Muhammad : 24)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al- ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan, “ Sisi pendalilan dari ayat yang pertama adalah Allah  telah menjelaskan bahwasanya hikmah diturunkannya Al-Quran yang penuh dengan berkah ini, adalah agar manusia mentadabburi (merenungkan) ayat-ayatnya dan untuk mengambil pelajaran darinya. Tadabbur adalah merenungkan lafazh-lafazh yang ada untuk bisa memahami maknanya.  Jika tidak ada tadabbur, maka akan hilanglah hikmah diturunkannya Al- Quran, dan menjadikan Al-Quran sebatas pada lafazh-lafazh yang tidak memberikan pengaruh. Oleh karena itu tidak mungkin untuk mengamalkan apa yang terkandung dalam Al-Quran tanpa memahami makna-maknanya.

Dan sisi pendalilan dari ayat yang kedua bahwasanya Allah  telah mencela mereka yang tidak mau mentadabburi Al-Quran, dan mengisyaratkan bahwa hal tersebut merupakan tanda dikuncinya hati mereka, serta menghalangi masuknya kebaikan ke dalam hati .”4

Perhatian Para Ulama Terhadap Ilmu Tafsir Al-Quran

Para ulama sangat mencurahkan perhatian mereka kepada ilmu Al-Quran. Dan salah satu bentuk perhatian mereka adalah menulis kitab-kitab tentang tafsir dan menjelaskan makna-makna yang terkandung di dalam Al-Quran. Mereka menarik kesimpulan hukum dan faedah dari ayat-ayatnya sesuai dengan kadar ilmu, iman, dan takwa yang telah Allah berikan kepada mereka.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al- ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan : “Sesungguhnya Al-Qur’an diturunkan untuk tiga perkara, yaitu: beribadah dengan membacanya, menghayati makna-maknanya, dan mengamalkan isinya. Oleh karena itu, para sahabat  tidaklah beranjak dari 10 ayat yang telah mereka pelajari, hingga mereka mempelajari kandungan dari ayat-ayat tersebut. Mereka mengatakan,’kami mempelajari Al-Quran tentang ilmu dan amal sekaligus’.” 


Download gratis e-Book nya :

Download

Terjemah Kitab al-Adzkar


Judul : Terjemahan Kitab Al-Adzkar
Pengarang : Imam Nawawi

Kita tentu mengenal kitab al-Adzkar al-Muntakhabatu min Kalaami Sayyidi al-Abraar karangan Imam Nawawi atau yang di kalangan pesantren lebih dikenal kitab al-Adzkar yang asinya membicarakan pasal-pasal dzikir, doa, wirid, dan sebagainya. Baik yang hanya ringkasan, kutipan, maupun pensarian dari kitab-kitab klasik.

Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau lebih dikenal sebagai Imam Nawawi, adalah salah seorang ulama besar mazhab Syafi’i. Ia lahir di desa Nawa, dekat kota Damaskus , pada tahun 631 H dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi ad-Dimasyqi. Ia adalah seorang pemikir muslim di bidang fiqih dan hadits.

Imam Nawawi pindah ke Damaskus pada tahun 649 H dan tinggal di distrik Rawahibiyah. Di tempat ini beliau belajar dan sanggup menghafal kitab at-Tanbih hanya dalam waktu empat setengah bulan. Kemudian beliau menghafal kitab al-Muhadzdzabb pada bulan-bulan yang tersisa dari tahun tersebut, dibawah bimbingan Syaikh Kamal Ibnu Ahmad.


Semasa hidupnya beliau selalu menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis kitab, menyebarkan ilmu, ibadah, wirid, puasa, dzikir, sabar atas terpaan badai kehidupan. Pakaian beliau adalah kain kasar, sementara serban beliau berwarna hitam dan berukuran kecil.

Download gratis e-Book nya :

Download Part 1

Download Part 2

Download Part 3

Download Part 4

Download Part 5

Sejarah Hidup Muhammad



Judul : Sejarah Hidup Muhammad
Pengarang : Muhammad Husain Haekal
Penerjemah : Ali Audah


Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, dengan nama yang begitu mulia, jutaan bibir setiap hari mengucapkannya, jutaan jantung setiap saat berdenyut, berulang kali. Bibir dan jantung yang bergerak dan berdenyut sejak seribu tiga ratus limapuluh tahun. Dengan nama yang begitu mulia, berjuta bibir akan terus mengucapkan, berjuta jantung akan terus berdenyut, sampai akhir zaman.

Pada setiap hari di kala fajar menyingsing, lingkaran-lingkaran putih di ufuk sana mulai nampak hendak menghalau kegelapan malam, ketika itu seorang muazzin bangkit, berseru kepada setiap makhluk insani, bahwa bangun bersembahyang lebih baik daripada terus tidur. Ia mengajak mereka bersujud kepada Allah, membaca shalawat buat Rasulullah. Seruan ini disambut oleh ribuan, oleh jutaan umat manusia dari segenap penjuru bumi, menyemarakkannya dengan salat menyambut pahala dan rahmat Allah bersamaan dengan terbitnya hari baru.

Dan bila hari siang, mataharipun berangkat pulang, kini muazzin bangkit menyerukan orang bersembahyang lohor, lalu salat asar, magrib, isya. Pada setiap kali dalam sembahyang ini mereka menyebut Muhammad, hamba Allah, Nabi dan RasulNya itu, dengan penuh permohonan, penuh kerendahan hati dan syahdu. Dan selama mereka dalam rangkaian sembahyang lima waktu itu, bergetar jantung mereka menyebut asma Allah dan menyebut nama Rasulullah. Begitulah mereka, dan akan begitu mereka, setelah Allah memperlihatkan agama yang sebenarnya ini dan melimpahkan nikmatNya kepada seluruh umat manusia.

Begitulah bunyi sedikit prakata yang kami nukil dalam Ebook ini. Dan untuk membaca sejarah hidup manusia yang paling mulia di muka bumi ini, kami Amowater Blog telah menyediakan Ebook Islami dalam format Jar yang tentunya bisa diinstal dan dapat dipakai di hampir semua jenis hape berplatform java.

Download gratis e-Book nya :

Download 1

Download 2

Aplikasi Android : Jejak Rasulullah



JEJAK RASULULLAH didesain khusus buat kamu yang ingin kenal lebih dekat dengan Rasulullah Muhammad SAW dengan penyampaian yang singkat dan sederhana sehingga Insya Allah mudah dipahami, dan diharapkan agar kita dapat Mencintai Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam berdasarkan hadits :

“Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia.” (HR. Bukhari I/14 no.15, dan Muslim I/167 no.44)

Mencintai Rasulullah, bagaimana bentuknya? Sekedar memujinya dalam berabagai kesempatan, seperti setiap hari kelahirannya? Sekedar membacakan salawat kepadanya? Cinta yang jujur akan menggerakkan seluruh dimensi kemanusiaan untuk berbuat sesuatu sebagai cerminannya.

Adapun diantara tanda-tanda cinta sejati kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam adalah sebagai berikut:

a. Berkeinginan Keras untuk Dapat Melihat dan Bertemu dengan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam , dan Merasa berat Bila Kehilangan Kesempatan itu

tanda dan bukti cinta Rasul ini sdh diwujudkan oleh para sahabat dengan sempurna.

b. Mentaati beliau dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

Pecinta sejati Rasul manakala mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam memerintahkan sesuatu akan segera menunaikannya. Ia tak akan meninggalkannya meskipun itu bertentangan dengan keinginan dan hawa nafsunya. Ia juga tidak akan mendahulukan ketaatannya kepada isteri, anak, orang tua atau adat kaumnya. Sebab kecintaannya kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam lebih dari segala-galanya. Dan memang, pecinta sejati akan patuh kepada yang dicintainya.

Adapun orang yang dengan mudahnya menyalahi dan meninggalkan perintah-perintah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam serta menerjang berbagai kemungkaran maka pada dasarnya dia jauh lebih mencintai dirinya sendiri. Sehingga kita saksikan dengan mudahnya ia meninggalkan shalat lima waktu, padahal Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam sangat mengagungkan perkara shalat, hingga ia diwasiatkan pada detik-detik akhir sakaratul mautnya. Dan orang jenis ini, akan dengan ringan pula melakukan berbagai larangan agama lainnya. Na’udzubillah min dzalik.

b. Menolong dan mengagungkan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dan sunnahnya.

Dan ini telah dilakukan oleh para sahabat sesudah beliau wafat. Yakni dengan mensosialisasikan, menyebarkan dan mengagungkan sunnah-sunnahnya di tengah-tengah kehidupan umat manusia, betapapun tantangan dan resiko yang dihadapinya.

c. Tidak menerima sesuatupun perintah dan larangan kecuali melalui Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam, rela dengan apa yang beliau tetapkan, serta tidak merasa sempit dada dengan sesuatu pun dari sunnahnya.

Hal ini sebagaimana Allah SWT berfirman:

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisaa: 65).

Adapun selain beliau, hingga para ulama dan shalihin maka mereka adalah pengikut Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam. Tidak seorang pun dari mereka boleh diterima perintah atau larangannya kecuali berdasarkan apa yang datang dari Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam.

d. Mengikuti Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dalam segala halnya.

Dalam hal shalat, wudhu, makan, tidur , bergaul, dsb. Juga berakhlak dengan akhlak Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam dalam kasih sayangnya, rendah hatinya, kedermawanannya, kesabaran dan zuhudnya, dsb. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzaab: 21)

e. Memperbanyak mengingat dan shalawat atas Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam.

Dalam hal shalawat Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam bersabda:

“Barangsiapa bershalawat atasku sekali, niscaya Allah bershalawat atasnya sepuluh kali.” (HR. Muslim I/306 no.408).

Adapun bentuk shalawat atas Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam adalah sebagaimana yang beliau ajarkan. Salah seorang sahabat bertanya tentang bentuk shalawat tersebut, beliau menjawab: “Ucapkanlah:

( Ya Allah, bershalawatlah atas Muhammad dan keluarga Muhammad)” (HR. Al-Bukhari No. 6118, Muslim No. 858).

f. Mencintai orang-orang yang dicintai Nabi.

Seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Aisyah, Fathimah radhiallahu anhumdan segenap orang-orang yang disebutkan hadits bahwa beliau shallallahu alaihi wasalam mencintai mereka. Kita harus mencintai orang yang dicintai beliau dan membenci orang yang dibenci Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Lebih dari itu, hendaknya kita mencintai segala sesuatu yang dicintai Nabi, termasuk ucapan, perbuatan dan sesuatu lainnya.

Bagaimana Agar kita Mencintai Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam?

Terdapat beberapa kiat dan amalan yang dapat dilakukan agar kita mampu mewujudkan kecintaan sejati kepada Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Di antaranya:

Hendaknya kita ingat bahwa Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam adalah orang yang paling baik dan paling berjasa kepada kita, bahkan hingga dari orang tua kita sendiri. Beliaulah yang mengeluarkan kita dari kegelapan kepada cahaya, yang menyampaikan agama dan kebaikan kepada kita, yang memperingatkan kita dari kemungkaran. Dan kalau bukan karena rahmat Allah yang mengutus Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, tentu kita telah tenggelam dalam kesesatan.

Renungkanlah perjalanan hidup Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, jihad dan kesabarannya serta apa yang beliau korbankan demi tegaknya agama ini, dalam menyebarkan tauhid serta memadamkan syirik, sungguh suatu upaya yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun.

Renungkan dan ikutilah keagungan akhlak Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam, sifat dan sikapnya yang sempurna, rendah hati kepada kaum mukminin dan keras terhadap orang-orang munafik dan musyrikin, pemberani, dermawan dan penyayang. Cukuplah sanjungan Allah atas Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam:

“Dan sungguh engkau memiliki akhlak yang agung”

(QS. Al Qolam : 4)

Mengetahui kedudukan Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam di sisi Allah. Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam adalahorang yang paling mulia di antara segenap umat manusia, penutup para Nabi, yang diistimewakan pada hari Kiamat atas segenap Nabi untuk memberikan syafa’atuzhma (agung), yang memiliki maqam mahmud (kedudukan terpuji), orang yang pertama kali membuka pintu Surga serta berbagai keutamaan beliau lainnya.



Semoga Aplikasi ini bisa menjadi sarana bagi Kita agar Kita dapat Mencintai Rasulullah Shalallau 'alaihi wassallam. Aamiin.

Download gratis aplikasinya nya :

Download via Play Store

Komentar Terbaru

Just load it!