Tampilan : Daftar Grid

Berdakwah dengan Akhlak Mulia





Judul Buku: Berdakwah dengan Akhlak Mulia
Penulis: Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.



Segala puji bagi Allah ta’ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebuah renungan dari sepenggal kisah nyata

Beberapa saat lalu, penulis diceritai adik ipar kisah seorang mantan preman yang mendapatkan hidayah mengenal ajaran Islam yang benar. Katanya, dulu ketika masih preman, ia amat dibenci masyarakat kampungnya; karena ke-rese-annya; gemar mabuk, berjudi,
mengganggu orang lain dan seabrek perilaku negatif lain yang merugikan masyarakat. Namun, tidak ada seorangpun yang berani menegurnya; karena takut mendapatkan hadiah bogem mentah.

Dengan berjalannya waktu, Allah ta’ala berkenan mengaruniakan hidayah kepada orang tersebut. Dia mengenal ajaran Ahlus Sunnah dan intens dengan mengikuti pengajian. Namun demikian, setelah ia berubah menjadi orang yang salih dan alim, ia tidak kemudian disenangi masyarakatnya, malahan mereka tetap membencinya. Padahal ia tidak lagi mempraktikkan tindak-tindak kepremanannya yang dulu. Bahkan, kalau dulu masyarakatnya tidak berani menegurnya, sekarang malah berani memarahinya, bahkan menyidangnya pula.

Apa pasalnya? Ternyata kebencian tersebut dipicu dari sikap kaku dan keras orang tersebut, juga kekurangpiawaiannya dalam membawa diri di masyarakat.

Dulu dibenci karena kepremanannya, sekarang dibenci karena ‘kesalihan’nya…

Haruskah orang yang mengamalkan ajaran ahlussunnah dibenci masyarakatnya? Apakah itu merupakan sebuah resiko yang tidak terelakkan? Adakah kiat khusus untuk menghindari hal tersebut atau paling tidak meminimalisirnya?

Memang betul seorang yang teguh memegang kebenaran, ia akan menghadapi tantangan. Sedangkan di zaman Rasul shallallahu ‘alahi wa sallam dan kurun ulama salaf saja, ada tantangan bagi pengusung kebenaran, apalagi di akhir zaman ini, di mana kejahatan lebih mendominasi dunia dibanding kebaikan.

Namun yang perlu menjadi catatan di sini, apakah kebencian yang muncul di banyak masyarakat kepada para pengikut Sunnah Nabi, murni diakibatkan kekokohan mereka dalam berpegang teguh terhadap prinsip, atau dikarenakan kekurangbisaan mereka dalam
membawa diri, kekurangpiawaian dalam menjelaskan prinsip dan kekurangpandaian dalam menetralisir pandangan miring masyarakat terhadap prinsip-prinsip Ahlus Sunnah dengan penerapan akhlak mulia? Atau mungkin juga karena enggan melakukan sesuatu yang dikira terlarang, padahal sebenarnya boleh atau justru disyariatkan?

Berdasarkan pengamatan terbatas penulis, juga kisah-kisah nyata yang masuk, nampaknya faktor terakhir lebih dominan.

Dalam ebook makalah sederhana ini, dengan memohon taufik dari Allah semata, penulis berusaha memaparkan peran besar akhlak mulia dalam meredam kebencian masyarakat terhadap pengusung kebenaran, bahkan dalam menarik mereka untuk mengikuti kebenaran tersebut.
Download gratis e-Book nya :

Download

70 Pertanyaan Seputar Jenazah




Karya : Muhammad bin Shalih Al Utsaimin


Buku ini berisi tujuh puluh Tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan jenazah, baik tentang bagaimana mengurus jenazah, dari mendampingi orang yang sakaratul maut hingga menguburkannya. Juga pertanyaan seputar kebiasaan kaum muslimin dalam menghadapi jenazah seperti membacakan surat Yasin dan sebagainya.




Download gratis e-Book nya :

Download

20 Fatwa Pilihan Seputar Zakat


Zakat merupakan ibadah ma’liyah (berkaitan dengan harta) yang Allah Ta’ala wajibkan kepada umat Islam sebagaimana tersebut dalam firmanNya, “Ambilah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka.” (QS. At-Taubah [9] : 103).

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat mempunyai kedudukan yang sangat agung. Di samping sebagai bentuk ibadah kepada Allah, zakat merupakan sarana pemerataan ekonomi umat Islam, pengikat kasih sayang antara orang kaya dan fakir miskin, dan juga membantu terciptanya kemaslahatan umat Islam. Hal ini tercermin dalam aturan-aturan zakat dan pengalokasiannya.

Sudah sepatutnya bagi setiap muslim untuk mengetahui dan memahami permasalahan zakat. Sebab, masih ada sebagian umat Islam yang kurang memahami tentang hukum zakat dan permasalahan yang terkait dengannya. Hal ini tentu akan berpengaruh dalam praktek dan pelaksanaannya


Download gratis e-Book nya :

Download

Hukum Cadar

Kitab ini adalah karya Syaikh Al Albani yang membahas masalah hukum wanita me-makai cadar. Kitab ini bisa dikatakan merupakan pelengkap dari kitab Jilbab Mar'ah Muslimah. Kalau di dalam kitab Jilbab Al Mar'ah Musiimah beliau kemukakan pendapatnya seputar hukum wanita menutup wajah, maka pada kitab ini beliau secara khusus membantah pendapat para ulama yang mewajibkan cadar tersebut.

Ada sepuluh poin bahasan di dalam kitab ini, masing-masing beliau bahas secara tuntas, disertai hujah yang kokoh sehingga nampak kelemahan-kelemahan argumentasi pihak yang mewajibkan cadar. Lebih dari itu, dengan membaca buku ini kita mendapat-kan berbagai informasi berharga, kita bisa mengikuti bagaimana beliau menetapkan shahih-dha'ifnya suatu hadits dan bagaimana sebuah hadits semestinya digunakan dalam menetapkan hukum agama.


Download gratis e-Book nya :

Download

Sifat Shalat Nabi



Oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
 
 
Shalat adalah amalan pertama yang akan diperiksa di Hari Kiamat dan ia juga menjadi pembeda antara keimanan dan kekafiran seseorang. Demikian besar dan pentingnya masalah shalat ini sehingga Rasulullah sangat memberikan perhatian kepada pelaku shalat bahkan sering beliau menegur seseorang untuk mengulang shalatnya karena belum sesuai dengan apa yang diajarkannya.

Download gratis e-Book nya :

Download

Kesyirikan Pada Kaumnya Nabi Musa

Dinukil dari Buku:
“Syirik pada Zaman Dahulu dan Sekarang” (1/307-349)
Oleh : 
Syaikh Abu Bakar Muhammad Zakaria
Terjemah : 
Abu Umamah Arif Hidayatullah
Editor : 
Eko Haryanto Abu Ziyad
2014 - 1435

Allah Berfirman :
"Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir'aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir'aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu".
(QS al-Qashash: 4-6).


 Dan Allah mengkisahkan tengan Musa didalam firmanNya:

."Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang Rasul dan Nabi. dan Kami telah memanggilnya dari sebelah kanan gunung Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia bermunajat (kepada Kami). Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang Nabi". (QS Maryam: 51-53).

Allah ta'ala telah menyebut kisah beliau dalam al-Qur'an diberbagai tempat, baik dengan menceritakan secara panjang lebar atau secara ringkas, dan Allah azza wa jalla menampilkan secara jelas peristiwa demi peristiwa yang beliau alami bersama musuh besar Allah yang memiliki julukan Fir'aun mulai dari perdebatan yang terjadi diantara keduanya atau diskusi diantara mereka berdua, serta kisah bagaimana Musa menyeru dia kepada Allah azza wa jalla, dan akhir dari jawaban Fir'aun kepada beliau 'alaihi sholatu wa sallam.

Download gratis e-Book nya :

Download

Komentar Terbaru

Just load it!